ASTM E493
Praktik Standar untuk Kebocoran Menggunakan Detektor Kebocoran Spektrometer Massa dalam Mode Pengujian Luar-Dalam
Ringkasan Standar
ASTM E493 mendefinisikan praktik terstruktur untuk mengevaluasi kebocoran pada komponen yang disegel menggunakan detektor kebocoran spektrometer massa dalam mode luar-dalam. Industri seperti mikroelektronika, peralatan medis, dan instrumentasi presisi mengandalkan metode ini untuk mengonfirmasi integritas paket kedap udara. Dengan menerapkan prinsip-prinsip ASTM E493, para insinyur mendapatkan kemampuan untuk mengidentifikasi kebocoran halus, menghitung tingkat kebocoran aktual, dan menjaga keandalan produk.
Deskripsi Standar
ASTM E493 membahas perangkat yang disegel sebelum pengujian, termasuk semikonduktor, relay, komponen piroteknik, dan sensor dengan keandalan tinggi. Standar ini mengharuskan benda uji mengandung helium pada tekanan internal yang diketahui atau dapat dihitung selama pengukuran. Jika bagian tersebut tidak dapat diisi sebelum disegel, metode ini memasukkan helium melalui proses pengeboman yang terkendali. Pendekatan ini memastikan bahwa jalur terkecil sekalipun melalui dinding perangkat dapat dideteksi.
Praktik ini menguraikan dua teknik utama:
- Metode Pengujian A menggunakan bom helium untuk memasukkan gas pelacak.
- Metode Uji B menggunakan pengisian awal dengan helium sebelum penyegelan.
Dalam kedua kasus tersebut, komponen kemudian memasuki selungkup yang dievakuasi yang terhubung ke detektor kebocoran spektrometer massa. Ketika terjadi kebocoran, detektor mengukur aliran helium dan mengeluarkan laju yang ditunjukkan.
Metode Uji A: Prosedur Pengeboman
Pengeboman berlaku ketika tidak ada pengisian gas internal langsung yang memungkinkan. Komponen yang disegel tetap berada di dalam ruang bertekanan helium selama durasi yang telah ditentukan. Waktu pengeboman, tekanan, dan waktu diam secara langsung memengaruhi sensitivitas. Kontrol yang tidak memadai dapat menyebabkan hasil yang tidak konsisten, jadi praktik terbaik melibatkan standarisasi nilai-nilai ini di seluruh batch.
Setelah pengeboman, operator harus menghilangkan helium permukaan melalui pembilasan nitrogen atau pengeringan terkontrol. Langkah ini mencegah helium yang terserap menghasilkan sinyal latar belakang pada detektor. Setelah dibersihkan, komponen ditempatkan di dalam selungkup uji untuk pengukuran. Teknisi mencatat tingkat kebocoran yang ditunjukkan dan waktu yang telah berlalu antara pengeboman dan pengujian, yang memengaruhi perhitungan tingkat kebocoran yang sebenarnya.
Standar ini memberikan persamaan:
Hubungan ini memastikan bahwa tingkat kebocoran aktual yang dihitung tetap konservatif, menanamkan faktor keamanan bawaan untuk komponen penting.
Jika perangkat dapat diisi dengan helium sebelum disegel, Metode B memberikan alur kerja yang lebih langsung. Bagian tersebut diisi pada tekanan yang diketahui, disegel, dan diuji di bawah kondisi luar-dalam yang sama dengan Metode A. Karena tidak ada pengeboman yang terjadi, perhitungan menghilangkan braket pertama dari persamaan sebelumnya:
Karena tekanan internal diketahui, Metode B sering kali mendukung kontrol kualitas yang lebih ketat dan waktu siklus yang lebih cepat.
Metode Uji B: Pengisian awal dengan Helium
Pentingnya Kualitas dan Keandalan
Produsen menggunakan ASTM E493 untuk mengonfirmasi bahwa perangkat yang tertutup rapat mencegah masuknya udara, uap air, dan kontaminan dalam jangka panjang. Bahkan kebocoran minimal pun dapat menurunkan kualitas mikroelektronika atau komponen medis yang sensitif dari waktu ke waktu. Pelaksanaan yang tepat dari metode ini melindungi kinerja hilir dan mengurangi kegagalan di lapangan.
Gangguan dan Praktik yang Baik
Lapisan permukaan, kotoran, bahan polimer, dan tekstur kasar dapat menahan helium selama pengeboman. Tanpa mitigasi, sumber gangguan ini dapat meningkatkan pembacaan latar belakang dan mengaburkan kebocoran yang sebenarnya. Pencucian nitrogen atau pemanasan terkontrol sering kali mengurangi masalah ini. Dalam kasus kebocoran yang sangat besar atau volume internal yang sangat kecil, helium dapat keluar sebelum pengujian, sehingga memerlukan uji gelembung atau metode kebocoran besar alternatif segera setelah dikeluarkan dari ruang.
Mencari peralatan pendeteksi kebocoran yang andal?
Jangan lewatkan kesempatan untuk mengoptimalkan proses kontrol kualitas Anda dengan peralatan canggih.


